STUDI EKSKURSI: GOES TO HONG KONG

Kamis, 15 Juni 2017

STUDI EKSKURSI: GOES TO HONG KONG




Kuliah Lapangan Arsitektur atau yang lebih dikenal dengan sebutan KLA kali ini mengunjungi Hong Kong-Macau-Shenzhen. Tapi post saya bagian ini hanya akan membahas mengenai perjalanan ke Hong Kong. Saya takjub ketika pertama kali berada di Hongkong. Hongkong merupakan negara yang memiliki banyak gedung-gedung pencakar langit. Hebatnya, gedung-gedung tersebut terletak di struktur tanah yang berbukit. Di Hong Kong, arsitek menggunakan perhitungan Feng Shui (unsur angin/air) sebagai pertimbangan dalam mendesain dan membuat konstruksi bangunan. Penduduk disana rata-rata bermukim di apartemen. Mengapa? Karena lahan yang sempit tidak sebanding dengan jumlah penduduknya yang semakin bertambah. Maka, tidak heran jika disana banyak bangunan tinggi.
Saya dan Mahasiswa Arsitektur Angkatan X1X  mengunjungi beberapa tempat terkenal disini. Pertama, yaitu Garden of Stars. Nah, ini merupakan tempat pengamatan kelompok saya. Saya akan menjelaskan secara detail disini.


Kedua, ada Madame Tussauds. Tempat ini merupakan yang paling saya ingin kunjungi jauh sebelum ada rencana KLA ini. Madame Tussauds merupakan museum yang berisikan patung lilin orang-orang terkenal di dunia. Bahkan, presiden pertama kita Bapak Ir. Soekarno pun patung lilinnya ada disini. Bapak presiden kita saat ini Joko Widodo pun sebenarnya telah dibuat patung lilinnya, hanya saja saat saya mengunjungi Madame Tussauds belum diresmikan. Disini kita juga bisa belanja oleh-oleh untuk kenang-kenangan saat kembali ke Indonesia.


Ketiga, yaitu Repulse Bay. Repulse Bay merupakan sebuah pantai di Hong Kong. Di Repulse Bay sendiri merupakan kawasan perumahan elit yang ada di Hong Kong. Pantai indah ini dikelilingi oleh bukit-bukit yang memberikan nilai tambah keindahan pantai ini.


Bagus kan? Kalian tertarik mengunjungi tempat-tempat di atas? Bila ada kesempatan mengunjungi Hong Kong, silahkan kalian kunjungi tempat-tempat menarik seperti di atas.



STUDI EKSKURSI: MACAU CITY OF SPARKLING

STUDI EKSKURSI: MACAU CITY OF SPARKLING

          Dari judul saja kalian pasti sudah menebak kalau saya akan membahas tentang apa. Yap, Macau. Kota Macau ini terletak di sebuah wilayah di pesisir Selatan Republik Rakyat Tiongkok. Macau terletak di antara Cina dan Hongkong. Jadi, jika kalian sedang mengunjungi Hongkong dan ingin pergi ke Macau, cara termudah dan termurah yang bisa dilakukan adalah melalui jalur laut yaitu menggunakan kapal feri. Macau dikenal sebagai “Las Vegas dari Timur”. Kota Macau ini sangat indah terlebih saat malam hari tiba, Begitu banyak lampu berwarna-warni di kota ini. Kota Macau dikenal dunia karena kasinonya dan menjadi tempat bagi para penjudi dari seluru penjuru dunia. Di kota ini, judi sudah dilegalkan oleh pemerintah setempat. Maka, tak heran jika berjalan-jalan ke kota ini terdapat casino dimana-mana.



                Pada kesempatan kali ini, kami peserta KLA mengunjungi beberapa tempat yang memiliki nilai sejarah tersendiri bagi kota Macau ini.

1.                   Macau Tower.
 Macau Tower merupakan landmark bagi kota Macau. Landmark yang satu ini di desain oleh Gordon Moller, seorang arsitektur terkenal yang berasal dari New Zealand. Macau Tower memiliki tinggi 338 meter diatas permukaan tanah. Menara ini merupakan bangunan tertinggi ke-8 di Asia dan ke-10 di dunia. Macau Tower juga termasuk dalam World Federation of Great Tower. Macau Tower sangat terkenal dengan olah raga ekstrim seperti Sky Jump, Bungy Jump, Sky Walk, dan Tower Climb. 


2.                  A-Ma Temple.
Kami tidak begitu lama berada disini karena hari yang sudah ingin berganti malam dan kuil ini sedang dilakukan renovasi, sehingga kami tidak dapat masuk ke dalam kuil ini.

3.                  Senado Square
Di Senado Square berdiri bangunan yang disebut Leal Senado dan di sebelahnya terdapat Kantor Pos. Di seberang Senando Square terdapat bangunan yang disebut Macau Municipal Council. Jika kita berjalan terus di Senado Square kita dapat menemukan bangunan gaya Spanyol yang disebut St. Domingo’s Church.


4.                  Ruins of St Paul’s Church
Sebuah sisa bangunan gereja yang hancur akibat terbakar. Bagian depan gereja tersebut masih berdiri dengan ditopang oleh besi di belakangnya.


5.                  The Venetian Macau
Lantai terrazzo mewah dan dekorasi ruang berselera tinggi menyapa kami. Langit-langit bergambar bak lukisan hidup menjadi pemandangan sedap di mata.



Tempat-tempat ini sangatlah indah, bukan? Jika kalian berkesempatan mengunjungi Macau, ada baiknya kalian bisa mengunjungi tempat-tempat yang telah saya sebutkan tadi.


STUDI EKSKURSI: GOES TO SZENZHEN – CHINA

STUDI EKSKURSI: GOES TO SZENZHEN – CHINA




            Kunjungan saya dan peserta KLA berikutnya yaitu, kota Szenzhen, China. Shenzen merupakan nama sebuah kota di RRC yang terletak dibagian Tenggara, tepatnya di provinsi Guandong, China. Kota ini tidak kalah menariknya dengan Hong Kong dan Macau. Szhenzhen memiliki tempat-tempat menarik yang kami kunjungi saat itu.

1.                  Windows Of The World

Ini merupakan tempat untuk melihat berbagai bangunan - bangunan terkenal di seluruh dunia, diantaranya menara Eiffel, London Bridge, Mount Fuji of Japan, Candi Borobudur, dan berabgai bangunan - bangunan terkenal di Dunia lainnya.

2.                  Dongmen Commercial City
Dongmen Commercial City merupakan kawasan perbelanjaan yang menyediakan berbagai toko mewah yang menjual aneka barang-barang seperti barang elektronik, pakaian, hingga suvenir khas Cina.

3.                  Szhenzhen Bay Sport Centre



Dan masih banyak lagi tempat-tempat yang kami kunjungi di Kota Szenzhen ini. Kota ini menjadi destinasi akhir perjalanan Kuliah Lapangan Arsitektur tahun 2017. 

STUDI EKSKURSI: AMATAN GARDEN OF STARS

STUDI EKSKURSI: AMATAN GARDEN OF STARS




Untuk memenuhi tugas Studi Ekskursi, maka pihak kampus mengadakan  Kuliah Lapangan Arsitektur dengan tujuan Hong kong, Macau, Shenzhen-China. Setiap kelompok diwajibkan melakukan pengamatan berupa observasi langsung dilapangan baik dari hasil wawancara maupun pengumpulan data berupa pendokumentasian yang dilakukan dengan video dan foto sebagai pendukung survey dilapangan. Adapun salah satu yang dikunjungi dan menjadi objek pengamatan kami disana adalah “Garden Of Star” mengambil tema “landscape” dengan detail objek pengamatan meliputi :
1.      Soft Material
-Tanaman/pohon
-Air(danau,sungai)

2.      Hard Material
-Jalan
-Bahan bangunan/material
-Pola jalan dan bangku sekitar kawasan garden of star
-Lampu
-Tempat sampah
-Sculpture; dan
-Elemen yang berada di setting landscape termasuk dalam hard material.

3.      Elemen Pendukung Landscape
-Tempat duduk/kursi taman (duduk sejenak dan dengan suatu sudut pandang)
-Elemen lain seperti patung-patung yang terdapat di sekitar kawasan Garden Of Star menambah daya tarik.
-Pedestrian Kawasan Garden Of Star
-Petunjuk arah, aksesbilitas, zonasi, sirkulasi luar dan dalam sekitar kawasan dan bangunan sekitar Garden Of Star, dll.

Kami mulai pengamatan dari mulai tangga akses masuk Garden Of Star sampai melihat sirkulasi di sekitar area pengamatan berupa bangunan-bangunan tinggi yang mengelilingi area Garden Of Star. pembagian zona amatan berdasarkan 4 titik dengan menggunakan 4 buah camera. ada yang focus mengamati aksesibilitas Garden Of Star dan detail-detail lainnya dilakukan oleh camera 1 dan 2, sementara camera 3 dan 4 focus pada bangunan sekitar dan sirkulasi di luar kawasan Garden Of Star. pembagian ini sudah ditentukan jauh sebelumnya sehingga memudahkan kami dalam hal pengamatan di sana. untuk saya sendiri di lapangan bertanggung jawab sebagai asisten kamera 4 yang bertugas membantu membawa perlengkapan kamera seperti tripod dan memberi tahu pemegang kamera apa saja data yang perlu diambil berdasarkan script yang telah dibuat sebelumnya. 


BANGUNAN KOTA MACAU

Senin, 17 April 2017

Sekilas Tentang Macau

Macau adalah sebuah wilayah di pesisir Selatan Republik Rakyat Tiongkok yang terbentuk setelah adanya penandatangan perjanjian antara Portugal dengan Tiongkok pada 20 Desember 1999. Bersama dengan Hong Kong, Macau adalah suatu wilayah dengan status sebagai Daerah Administratif Khusus yang berlaku hingga 20 Desember tahun 2049 atau 50 tahun setelah penandatanganan penyerahan kedaulatan. 
Macau Skyline

Sejarah Macau

Pelaut dari Fuji dan petani Guangdong dikenal sebagai orang-orang yang pertama kali menetap di Macau, yang pada saat itu di kenal dengan nama Ou Mun " Gerbang Perdagangan " karena lokasinya yang berada di hilir Sungai Pearl dari Guangzhou (Kanton). Menurut Sejarah, pelabuhan ini merupakan bagian dari " jalan sutra " yang ramai disinggahi oleh kapal - kapal yang memuat kain sutra dari Roma.



Bahkan setelah Cina tidak lagi menjadi pusat perdagangan dunia, Gangzhong yang Berjaya karena usaha kelautan dengan Negara - Negara Asia Tenggara, para pedagang local tetap menyambut dengan hangat para pedagang dan para penjelajah dari Portugis.
Setelah perang opium tahun 1841, Hong Kong diduduki Inggris dan kebanyakan  para pedagang asing meninggalkan Macau dan menjadikannya tempat yang sepi . Walaupun begitu Macau tepat menjadi sebuah eksistensi multi-daya dan memanfatkan bangunan bersejarah dalam kesehariannya sehingga menjadi tempat persinggahan yang favorit untuk wisatawan mancanegara, penulis ataupun seniman . Di zaman modern ini, Macau telah mengembangkan beberapa industri, tekstil, elektronik, dan mainan, juga membangun industri pariwisata yang berkelas dunia dengan banyak pilihan hotel,resor , fasilitas olahraga  , restoran dan kasino. Seperti di masa lampau, perekonomian Macau terkait erat dengan Hong Kong dan propinsi Guangdong, tepatnya pada derah delta sungai Pearl, yang dapat dikualifikasikan sebagai “Macan Kecil “ Asia. Macau memberi masa tunjangan finansial dan jasa perbankan, pelatihan, sarana transportasi dan telekomunikasi.
Sekarang ini , Macau adalah daerah istimewa(special administrative region) dari RRC dan seperti Hong Kong juga mendapat keuntungan dari prinsip “satu negera, 2 sistem.” Daerah istimewa kecil ini telah berkembang sejalan dengan bertambahnya bangunan dan tanah reklamasi, juga dalam keragaman atraksinya. Hal ini menjadikan Macau unik dengan perpaduan komunitas Timur dan Barat yang saling melengkapi sehingga menunjang peningkatan kunjungan wisatawan.

Pusat Sejarah Macau
"Pusat Sejarah Macau " merupakan saksi hidup sejarah berdirinya kota ini, meliputi warisan arsitektur yang menjalinkan keaslian kota dalam bentuk jalanan dan alun-alun, seperti:

1. A-Ma Temple


Kuil A-ma telah berdiri sebelum kota Macau dibangun. Kuil ini terdiri dari Gerbang Paviliun, the Memorial Arch, Aula doa, Aula Benevolence, Aula Guanyin, dan Zhenggijiao Chalin (pavilion Budha). Beragamnya pavilion yang dibuat dalam satu komplek ini dipersembahkan bagi keragaman pemeluk agamanya dan membuat kuil A-Ma sebagai contoh budaya China yang menghormati keragaman pemeluk agamanya dan membuat kuil A-Ma sebagai contoh budaya China yang menghormati keragaman agama, seperti Konfusius, Tao, Budha, dan beberapa kepercayaan lainnya.

2. Moorish Barracks

Dididrikan pada tahun 1874, dibangun untuk menampung tentara pemerintahan India dari Goa yang bertugas untuk memperkuat kepolisian macau. tempat ini sekarang menjadi kantor pusat administrative maritime. Barak Moorish ini merupakan bangunan bergaya neo - klasik yang memadukan pengaruh elemen arsitektur mongol.

3. Lilau Square

Dahulu mata air Lilau merupakan sumber mata air utama di Macau. Pepatah Portugis terkenal mengatakan: “siapapun yang pernah minum air Lilau tidak akan pernah melupakan Macau “ merupakan ungkapan betapa pentingnya Lilau Square bagi penduduk setempat dahulu. Daerah ini merupakan pemukiman pertama bangsa Portugis di Macau.

4. Mandarin’s House

Didirikan sebelum tahun 1869, rumah bergaya China ini merupakan tempat pemukiman tradisional tokoh sastrawan China terkenal Zheng Guanying. Pemukiman tradisional ini terdiri dari beberapa rumah berhalaman, menampilkan perpaduan gaya China dan barat yang dapat terlihat dalam pemakaian ornamen bata abu-abu dan jendela kayu bergaya China dengan panel-panel dari India yang ditaburi mutiara.

5. St.Laurence Church

Didirikan oleh kaum Jesuits pada abad ke16, merupakan salah satu dari 3 gereja tertua di Macau. Tampak bangunan dan bentuknya yang sekarang diperoleh sejak tahun 1846. Terletak disemenanjung bagian selatan Macau dengan pemandangan ke laut, para keluarga pelaut  Portugis biasanya berkumpul di depan pintu masuk gereja untuk berdoa dan menunggu para pelaut kembali, pada akhirnya diberi nama Feng Shun Tang (hall of the soothing winds). Penduduk disekeliling gereja ini dulunya cukup kaya dan ini terlihat dari ukuran bangunan dan kekayaan arsitektur gereja tersebut. Struktur bangunan neo-klasik dengan inspirasi baroque.

6. St.Joseph Seminary and Church
Didirikan pada tahun 1728, seminari tua bersama dengan St.Paul’s college merupakan pusat kantor pelaksanaan kerja para misionaris di China,Jepang dan sekitarnya. Seminari St.Joseph mengajarkan kurikulum akademis yang sejajar dengan universitas dan pada tahun 1800 ratu Portugis, Dona Maria I, memberi gelar kerajaan, yaitu “house of the mission congregation”. Bersebelahan dengan seminary, terdapat gereja St.Joseph yang didirikan pada tahun 1758, merupakan contoh arsitektur baroque di Cina, dan dicatat oleh UNESCO 2001 dan dipublikasikan sebagai ‘atlas mundial de la arquitectura barroca’.

7. St.Augustine Square
St.Augustine Square menyatukan beberapa gedung seperti gereja St.Augustine, teater dom pedro v, seminary St.Joseph dan perpustakaan Sir Robert Ho Tung. Jalan beraspal dengan batu bulat mempersatukan area tersebut dan merupakan cerminan jalan-jalan tradisional Portugis.

8. Dom Pedro v theatre
Dibangun pada tahun 1860 sebagai teater pertama bergaya barat di Cina dengan kapasitas tempat duduk untuk 300 orang, telah bertahan sebagai bangunan bersejarah penting bagi penduduk Macau dan emnjadi tempat acara perayaan-perayaan publik yang penting.

9. Sir Robert Ho Tung Library
                                        





Bangunan ini dibangun kembali sebelum tahun 1894 dan saat itu merupakan tempat tinggal Donna Carolina Cunha. Pelaku bisnis dari Hongkong, Sir Robert Ho tung membelinya pada tahun 1918 dan menggunakannya sebagai tempat berlibur. Beliau meninggal dunia pada tahun 1955 dan sesuai dengan wasiatnya, bangunan ini dipersembahkan kepada pemerintah Macau dan menjadikannya perpustakaan umum.

10. St.Augustine’s Church

Pertama-tama didirikan oleh Ordo Augustinian, Spanyol pada tahun 1591. Gereja ini tetap mempertahankan penyelenggaraan salah satu tradisi agama khatolik terkenalnya, Easter Procession (prosesi paskah), melibatkan ribuan penganutnya dengan menelusuri seluruh kota. Dahulu kala, pada saat hujan deras, para pastor memperkuat atap dengan daun pohon palem. Jika dilihat dari jauh, daun-daun ini terlihat seperti janggut naga diudara, sehingga para penduduk Cina setempat menamakannya “Long Song Miu” (kuil naga berjanggut panjang).





Sumber: :
https://yupyupzone.wordpress.com/2013/02/25/sejarah-singkat-kota-maca


KOTA SHENZHEN - CHINA

Senin, 03 April 2017

KOTA SHENZHEN, CHINA

Shenzen merupakan nama sebuah kota di RRC yang terletak dibagian Tenggara, tepatnya di provinsi Guandong, China. Pada tahun 2004 kota ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 6 juta jiwa dengan luas wilayah 2.020 km². Kota ini terdiri dari 6 Kabupaten level-divisi yang letaknya tidak jauh dari perbatasan Hong Kong, maka tidak heran banyak warga Shenzen yang berlibur ke Hong Kong begitupun sebaliknya.

" Sebuah Kota tidak akan pernah selesai dan tidak akan pernah sempurna. " Zahnd
Kutipan diatas merupakan bentuk gambaran dari kota Shenzen yang merupakan salah satu kota metropolitan di Provinsi Guangdong, China. Menurut Sejarah, dahulunya kota Shenzhen hanyalah sebuah desa nelayan yang biasa bahkan merupakan suatu desa miskin pada tahun 1970, dimana sebagian penduduknya hanya bermata pencaharian sebagai nelayan. Keadaan ini sangat jauh berbeda dengan kota tetangganya yaitu Hong Kong yang merupakan sebuah kota metropolis karena dahulunya Hong Kong termasuk ke dalam Kolonial Inggris yang modern.
Namun sekarang Kota Shenzhen menjadi kota yang luar biasa. Kta tersebut mengalami perkembangan yang sangat pesat hingga menjadi salah satu kota Industri di China. Dimulai dengan kota Shenzen yang dikembangkan menjadi Daerah Ekonomi Khusus (DEK) atau Zona Economic Khusus (Special Economic Zone) pada awal tahun 1980an. karena sebab ketimpangan kemajuan ekonomi yang terjadi antara Hong Kong dan China, maka kini kota tersebut berubah menjadi Kota Industri yang kemajuannya sangat pesat di China dan sekaligus sebagai kota tujuan wisata di China selain Beijing dan Shanghai.

Shenzen Now

Berikut empat - tempat wisata di Shenzhen:
1. Windows Of the World

Windows Of the World merupakan salah satu taman hiburan yang paling terkenal di Shenzen. Di tempat ini wisatawan dapat melihat berbagai bangunan - bangunan terkenal di seluruh dunia, diantaranya menara Eiffel, London Bridge, Mount Fuji of Japan, Candi Borobudur, dan berabgai bangunan - bangunan terkenal di Dunia lainnya.

2. Shenzhen Grand Theater

Shenzhen Grand Theater merupakan gedung megah yang berdiri di tengah - tengah kota Shenzhen. Gedung ini merupakan gedung multi fungsi yang digunakan untuk berbagai macam acara pertunjukan dan d\festival yang ada di Shenzhen. Tujuan didirikannya Theater di Shenzhen ini adalah sebagai langkah untuk melestarikan budaya Cina.

3. Kuil Tian Hou

Kuil Tian Hou merupakan tempat pemujaan bagi Dewi Laut. Kuil ini menjadi salah satu objek wisata sejarah yang ada di Shenzhen. Pemandangan unik disekitar Kuil ini adalah pengunjung dapat melihat pohon dengan kain - kain merah yang diikatkan pada ranting - ranting pohon tersebut. Pohon tersebut merupakan Pohon Pengharapan yang dipercaya dapat mengabulkan keinginan mereka.

4. Happy Valley

Happy Valey merupakan tempat rekreasi keluarga yang sangat lengkap, terdapat berbagai wahana dan permainan seru yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Berbagai wahana di desain dengan tema yang unik dan berbeda - beda. Wahan bermain di Happy Valley ini antara lain yaitu Roller Coaster, Biang Lala, Isatan Suku Maya, Shangrai-la World, dan wahan bermain lainnya.

5. Hongfa Temple Shenzhen

Hongfa Temple Shenzhen merupakan tempat ibadah kepercayaan umat Budha. Di Hongfa Temple para pemeluk agama Budha mempraktekkan nilai-nilai agama mereka, sehingga mereka hidup rukun dan sejahtera.
6. Dongmen Commercial City
Dongmen Commercial City merupakan kawasan perbelanjaan yang menyediakan berbagai toko mewah yang menjual aneka barang-barang seperti barang elektronik, pakaian, hingga suvenir khas Cina.

7. Pantai Xichong

Pantai Xichong merupakan pantai yang memiliki pemandangan yang indah, pantai ini terletak di Distrik Longgang, Shenzhen. Pantai Xichong mulai dikenal oleh masyarakat luas karena lokasinya yang menghadap ke laut Cina dan merupakan pantai yang bagus untuk berselancar. Pantai Xichong juga masuk ke dalam 10 tempat terindah di Cina versi National Geographic.

8. MixC Shopping Mall
MixC Shopping Mall merupakan tempat belanja terbesar dan teramai yang ada di kota Shenzhen. Di MixC Shopping Mall menyediakan berbagai barang kebutuhan sehari-hari, mulai dari pakaian, aksesoris, dengan berbagai merek terkenal. Mall mewah ini memiliki tempat yang sangat luas, yang didalamnya terdapat bioskop, ice skating arena, food court, dan lain sebagainya.

9. Nanao Bay (Teluk Nanao)

Nanao Bay (Teluk Nanao) terletak di kota Shenzhen, China tepatnya di semenanjung Dapeng. Tempat ini memiliki sejuta pesona dan pemandangannya yang begitu indah. Teluk Nanao dikelilingi oleh kawasan perbukitan yang hijau dan juga rumah makan atau restoran yang menyajikan makanan seafood segar khas Teluk Nanao.




SUMBER:



Enjoy my world, guys
Diberdayakan oleh Blogger.